Nafas Impian

Nafas Impian Oleh: Azminatul Alfay Rohmah* Aku adalah anak-anak manusia yang mencari celah kedamaian untuk hidup lebih tenang mengenal Tuhan. Dentuman rudal dan kilatan cahaya memenuhi langit...

Mengenang dalam Diam

Oleh: Iryan Ramadani Pantai selalu berhasil membawa ingatan tentang masa lalu. Seakan tempat itu membuat aku teringat semasa aku masih kecil. Entah mengapa, aku selalu...

Setia yang Memahami

Cerpen oleh Nurul Insani Mentari pagi berselimut awan putih. Cahaya hangatnya menembus jendela-jendela rumah warga, tak terkecuali menembus gerbang sebuah pesantren yang berdiri di kaki...

Pada Sebuah Asa

Cerpen oleh : Nurul Insani Hakikat bertemu adalah untuk berpisah. Berpisah tak selamanya menjadi simbol akhir sebuah hubungan. Berpisah tak selamanya lara. Kadang kala berpisah...

Elegi Pagi S(Ng)antri

Oleh: Robiah Mahtumah Malayati* Khurin In segera turun dari masjid. Ia sudah rampung belajar diniyah. Nadzom Imrithy sudah dirapal sampai hapal. Mukenanya dicincing agak tinggi,...